Rabu, 24 Maret 2021

Alasan Membuat Produk Obat Alami Pembasmi Kol/keong sawah

 Kol/keong merupakan sejenis siput air yang dapat dijumpai pada perairan tawar dan sawah. Siklus hidup kol/keong bergantng pada temperature, hujan, atau ketersediaan air dan makanan. Temperature yang tinggi dengan makanan yangu cukup siklus hidup yang pendek, kurang lebih 3 bulan, dan bereproduksi sepanjangtahun. Namun, jika makanan yang dimiliki kurang siklus hidupnya akan panjangdan hanya bereproduksi pada musim semi dan musim panas. Pada daerah subtropics keong akan aktif dan bereproduksi pada awal musim semi dan akhir musim panas. Selanjutnya keong akan mengubur dirinya didalam tanah yange Lembab dan aktif kembali pada saat temeratur air naik. Pada daerah subtropics keong akan aktif sepanjang tahun . keong dapat hidup 2-6 tahun. Telur yang dihasilkanakan diletakkan dalam kelompok pada tumbuhan, pematang, ranting, dan lainnya.

Tanaman padi adalah tanaman yang sangat rentan terhadap serangan kol/keong sampai 15 hari setelah tanam padi yang dipindahkan dan 30 hari setelah setelahpadi disebar. Kerusakan padi tergantung pada ukurang dari ko/keong sawah, 3 ekor kol/keong sawah per m2 pada tanaman padi sudah dapat mengurangihasil secara nyata.

Dengan permasalahan tersebut haruslah dilakukan untuk dapat mengurangi pertumbuhan dari kol/keong sawah yang dapat merugikan hasil pertanian petanie Secaracepat. Hal yang dilakukan haruslah juga memperhatikan dampak negatif Dan positif dengan adanya tindakan tersebut. Sehingga menjadi kewajiban kitan Untuk dapat membuat cara yang efektif, cepat, dan tepat.

Ide bisnis yang dibuat oleh kelompok kami yaitu bisnis obat pembasmi kol/keong sawah. Produk kami berasal dari bahan baku alami yaitu dari sari ketela pohon Dengan produk ini tidak menimbulkan dampak negatif. Sehingga dengan produk ini petani akan lebih mudah dalam menangani kol/keong mas di sawah yang dapat merugikan hasil pertanian. Produk yang dihasilkan akan dapat mengurangipertumbuhan kol/keong sawah.

Ketela pohon yang dapat mengeluarkan asam sianida dan berbentuk senyawa enzimatis yang berasal dari dua senyawa prekusor yaitu linamarin dan metillinamarin. Saat umbi mengalami kerusakan mekanis, dari kedua senyawa

akan kontak dengan enzim linamarase dan oksigen dari udara dan merombak

menjadi glukosa, aseton, dan asam sianida. Asam sianida dapat menghambat dari

proses respirasi kol/keong.

Jumat, 22 Januari 2021

MANAJEMEN PEMASARAN PRODUK BERAS MERAH ORGANIK

Nama    : Siti Rosidah M

NIM       : 180321100094

Kelas    : D

UAS MANAJEMEN PEMASARAN

"jika saya menjadi seorang manajer pemasaran dalam suatu perusahaan yang memproduksi beras merah organik, bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan di tahun 2021. Dimana tujuan omzet perusahaan adalah Rp. 1.000.000.000 di bulan januari

 MANAJEMEN PEMASARAN PRODUK BERAS MERAH ORGANIK 

I. Segmentasi, Trageting, dan Positoning

1. Segmentasi

    a. Geografis, daerah Bali dan Kanada

    b. Demografis, 

        - usia : balita usia 6 bulan sampai dengan lansia

        - jenis kelamin : laki-laki dan perempuan

        - Pendidikan    : semua pendidikan

        - Pendapatan    : Kalangan menengah ke atas

        - Agama    : semua agama

        - Pekerjaan : semua jenis pekerjaan

2. Targeting, produsen beras merah organik

3. Positoning, Melakukan penjualan beras merah di wilayah Bali disini berperan sebagai produsesn.     dan di Kanada menjadi pengekspor.

II. Bauran Pemasaran

Bauran pemasaran produk

Produk beras merah merupakan produk yang memiliki manfaat yag tinggi bagi kesehatan manusia apabila mengkonsumsinya. terlebih lagi petani beras merah saat ini yang dapat menghasilkan banyak beras merah organik. serta harga jual yang tinggi. Manfaat yang akan diberikan dari beras merah organik antara lain mengontrol diabetes, detoksifikasi racun, mencegah penyakit jantung, memaksimalkan produksi ASI, memelihara sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, mencegah kanker, mengobati depresi, dan meningkatkan kesehatan tulang.

Bauran Pemasaran harga

Diketahui bahwa harga yang dimiliki oleh produk beras organik lumayan mahal dari jenis produk beras lainnya. harga beras merah yang akan ditetapkan di Daerah Bali yaitu Rp. 27.500/kilogram karena jangkauannya yang lebih dekat. Sedangkan untuk harga beras yang di ekspor di Kanada maka akan dihargai sebesar Rp. 100.000/kilogram. harga tersebut ditujukan oleh konsumen yang tidakteta atau hanya membeli sedikit. apabila yang membeli adalah berlangganan maka akan mendapatkan potongan sebesar Rp. 500/4kilogram untuk wilayah bali, dan sebesar biaya ongkos kirim Rp. 50.000/10kg.

Bauran Pemasaran Promosi

Promosi yang dapar dilakukan adalah melakukan kerjasama produsen beras merah organik baik di wilayah bali atau di Kanada. Periklanan untuk mendukung promosi dapat dilakukan melalui market share dan market place. pemasaran dapat dilakukan secara langsung pada wilayah bali. selain itu, yang berada di Kanada dapat melakukan promosi secara langsung dengan produsen.

Bauran Pemasaran Tempat

Cakupan pemasaran yaitu silayah bali dan ekpors di Kanada.

III. Contoh Media Promosi Beras Merah Organik



IV. Apabila perusahaan melakukan impor beras merah organik, bagaimana daya saing beras merah organik di pasar asean

apabila perusahaan melakukan imor beras merah organik maka akan terdapat daya saing pasar beras merah di asean. daya saing yang terjadi adalah dari harga beras merah dari harga produk lokal dan produk beras merah impor. Beras merah impor mempunya harga yang lebih murah yaitu Rp. 10.000/kilogram. harga ini jauh dibawah dari harga beras merah produksi lokal dengan harga Rp. 20.000 ke atas. Persaingan pasar yang terjadi produksi beras merah organik lokal dengan produk impor. dengan hal ini maka pemerintah perlu melakukan kebijakan terkait harga yang ditetapkan oleh impor, selain harga perlunya kebijakan mengenai batas impor beras merah supaya beras merah organik lokal tidak menjadi tenggelam karena adanya impor.

Jumat, 15 Januari 2021

POTENSI DAN PELUANG EKSPOR

POTENSI DAN PELUANG EKSPOR

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif merupakan suatu kemampuan yang diperoleh dari karakteristik dari sumber daya suatu perusahaan untuk memiliki kinerja yang lebih tinggi yang dibandingkan dengan perusahaan lain pada industri atau pasar yang sama. Keunggulan kompetitif yang menggambarkan usaha yang memiliki kemampuan untuk mencapai keinginan konsumen dibanding pesaing. Dalam menyusun strategi keunggulan kompetitif trdapat hal yang harus diperhatikan yaitu sumber daya dan kinerja. Strategi yang terdapat pada keunggulan kompetitif antara lain :

a. Strategi Cost Leadership (Strategi Biaya Rendah),  dalam strategi ini perusahaan meningkatkan        value produk namun menurunkan harga. Stratgi ini dapat diterapkan pada pasar komoditi atau produk     yang banyak diterapkan oleh masyarakat.

b. Strategi Diferensiasi, dalam strategi ini hal yang harus dipahami yaitu perbedaan yang dimiliki oleh   produk supaya mendapatkan konsumen sendiri. Misalkan menambahkan fitur-fitur tertentu yang           berbeda dengan pesaing. 

c. Strategi Fokus, strategi yang menyasar pada pasar yang lebih spesifik. Hal yang harus diperhatikan    dalam strategi adalah potensi yang cukup baik dan berkelanjutan serta tidak adanya pesaing. Strategi     ini biasanya berfokus pada pelayanan, lokasi tertentu, dan kelompok masyarakat tertentu.

d. Strategi Inovasi, pada stratgi ini tidak adanya pesaing yang memungkinkan untuk menjadi yang            utama.

Ciri-ciri Pasar Potensial dengan Pendekatan Permintaan dan Penawaran

Pendekatan Permintaan, permintaan produk yang telah dipasarkan dinilai sangatlah penting dalam mengetahui pangsa pasar. Dari pendekatan ini akan diperoleh bebrapa hal seperti :

a. mengetahui kebutuhan manusia apakah sudah terpenuhi atau belum.

b. mengetahui peluang usaha yang bagus dalam merintis bisnis sesuai selera konsumen

c. dapat mengestimasi total kebutuhan

Pendekatan Penawaran

Permintaan yang selaras dengan penawaran akan memberikan kebaikan dalam surplus. Beberapa pendekatan penawaran yaitu :

a. memprediksi kemampuan perusahaan dalam proses produksi

b. memprediksi kemampuan perusahaan dalam melakukan pelayanan

c. mengetahui tren yang berlaku di masyarakat

d. mengetahui daya beli

e. memastikankualitas produk yang sejenis

f. mengetahui klebihan dan kekurangan produk kita

g. mengetahui tingkat pesaing.

Ciri dan Teknis Menentukan Ceruk Pasar

Strategi ceruk pasar merupakan rencana bisnis yang berfokus pada peluang usaha. Dengan menguasai ceruk pasar perusahaan dapat menguasai segmen khusus tersebut dan memonopoli harga karena kekuasaan yang dimiliki. Strategi dalam pasar ceruk yaitu :

1. Strategi kepemimpinan biaya

2. Strategi diferensiasi

3. Strategi fokus

pada strategi 1 dan 2 yang menargetkan pasar utama yang terdapat banyak pelanggan. sdangkan pada no 1 dan 3 yaitu dengan mengurangi biaya biaya operasi untuk mencapai keuntungan yang tinggi. Kunggulan dari pasar ceruk yaitu layak untuk perusahaan kecil, konsumsi sumberdaya yang rendah, loyalitas yang tinggi, permintaan yang inelastis, margin keuntungan yang tinggi. selain itu pasar ceruk juga mempunya kerugian yaitu ukuran pasar yang kecil, total keuntungan yang rendah, hambatan masuk rendah.

Ciri-Ciri Produk yang Marketable untuk Eksport 

Atribut-atribut yang ada dalam suatu produk sehingga produk tersebut menjadi marketable antara lain : a. Durability Durability dapat dikatakan sebagai suatu alat pengukur keawetan dari suatu produk.              Produk yang tidak cepat habis, aus, rusak ketika dipakai/dikonsumsi berarti mempunyai durability         yang lama. Durability ini berkaitan dengan hematnya pemakaian suatu produk. Apabila konsumen     berpikir bahwa semakin lama jangka waktu pemakaian dari suatu produk adalah kondisi yang bagus,     maka kondisi ideal suatu produk adalah yang mempunyai durability yang lama. 

b. Feature Feature adalah atribut yang muncul dari suatu produk yang diakibatkan bentuk fisik atau tampilan dari produk tersebut. Dengan adanya perubahan bentuk atau kombinasi dari assesoris penambah lain, maka suatu produk akan mempunyai atribut-atribut tambahan. 

c. Performance Kriteria atribut ini muncul dengan melihat performansi atau tampilan dari produk yang ada. Konsumen akan menilai performansi dari produk untuk mendapatkan suatu produk yang ideal. 

d. Serviceability Atribut ini berhubungan dengan proses yang muncul pada pemakaian produk tersebut. Sebagai contoh; apabila suatu produk rusak, dimana dapat diperbaikinya. Apabila produk habis atau rusak, mudah atau tidak dalam mencari produk tersebut. 

e. Reliability Reliability adalah ukuran keandalan dari suatu produk. Semakin andal suatu produk maka semakin ideal menurut konsumen. f. Estetika Atribut yang muncul berdasarkan nilai estetika antara lain keindahan yang ada dalam produk tersebut. Atribut ini sangat bergantung pada nilai estetika dalam diri konsumen.

Kamis, 07 Januari 2021

BAURAN PROMOSI

 BAURAN PROMOSI

KONSEP PROMOSI

Promosi merupakan suatu upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk dan jasa dengan tujuan menarik konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi produknya. Tujuan utama dari promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi, dan membujuk pelanggan agar membeli produk yang ditawarkan. Promosi dibagi menjadi 5 jenis antara lain :

a. Iklan (Advertising)

b. Promosi penjualan (sales promotion)

c. Penjualan tatap muka (personal selling)

d. Hubungan masyarakat (public relation)

e. Publicitas (publicity)

f. Promosi dari mulut kemulut

Sifat-sifat yang terkandung dalam promosi yaitu :

a. Komunikasi, sifat informasi yang mempunyai arti bahwa penjualan mampu menarik perhatian                dengan memperkenalkan pelanggan terhadap produk yang dijual.

b. Insentif, dengan memberikan keistimewaan dan rangsangan yang bernilai bagi pelanggan.

c. Undangan, dengan mengundang masyarakat pada saat itu untuk membeli  pada saat itu juga.

BENTUK PROMOSI

a. Iklan (Advertising), komunikasi atau pesan-pesan penjualan yang dilakukan oleh perusahaan melalui            sponsor atau lembaga lain di luar perusahaan dengan mengeluarkan sejumlah biaya. Iklan dapat dikatakan        sebagai nonpersonal selling, karena penjualan tidak dilakukan secara langsung oleh seorang penjual. Iklan       atau advertensi merupakan cara penyajian cetakan, tulisan kata-kata, gambar atau menggunakan orang,           produk atau jasa yang dilakukan oleh suatu lembaga (perusahaan iklan) dengan maksud untuk mempengaruhi   dan meningkatkan penjualan, meningkatkan pemakaian atau memperoleh suara, dukungan atau pendapat.

b. Promosi penjualan (sales promotion), bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif        yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera dan meningkatkan jumlah barang           yang dibeli pelanggan.

c. Penjualan tatap muka (personal selling), suatu Metode yang memungkinkan interaksi pribadi antara dua    orang atau lebih, sehingga setiap orang dapat mengamati kebutuhan dan karakteristik yang lain serta                menyesuaikan diri dengan cepat. Penjualan perorangan juga memungkinkan semua jenis hubungan muncul,    mulai dari hubungan penjualan semata-mata sampai kehubungan persahabatan mendalam.

d. Hubungan masyarakat (public relation), upaya suatu perusahaan untuk mendukung, membina citra         perusahaan yang baik, dan menangani atau menangkal isu, cerita dan peristiwa yang dapat merugikan     perusahaan yang dilakukan melalui pembinaan hubungan dengan masyarakat.

e. Publicitas (publicity), 

f. Promosi dari mulut kemulut, 

PEMILIHAN MEDIA IKLAN

Media periklanan merupakan suatu perangkat yang dapat memuat dan membawa pesan pesan penjualan kepada konsumen atau pembeli. Media periklanan meliputi :

a. media televisi

b. media internet

c. media surat kabar

d. media radio

e. media luar ruangan

Dengan beberapa media periklanan yang dapat dilakukan, maka dibutuhkan sebuah tips untuk memilih media periklanan yang cocok untuk produknya antara lain :

1. Menentukan Budget

2. Menentukan segmen pasar

3. Menentukan materi iklan

4. Menentukan media ofline atau online / keduanya

5. Menggunakan jasa advertisement

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROMOSI

a. Tujuan promosi, apabila suatu perusahaan ingin menjangkau khalayak luas maka media iklan sangat     tepat.

b. Jenis produk, jenis produk yang biasa menggunakan iklan yaitu jenis produk konsumsi.

c. Infrastruktur dan sumberdaya perusahaan, metode promosi membutuhkan biaya dan upaya yang     berbeda. Perusahaan mungkin membelanjakan lebih banyak uang untuk iklan jika dana mencukupi. Tapi,  jika dana tidak mencukupi, seperti pada sebagian besar perusahaan kecil, mereka bergantung pada     penjualan pribadi.

d. Siklus hidup produk, 

e. Infrastruktur distribusi, Jika menjual produk langsung ke pelanggan tanpa melalui perantara, perusahaan mengandalkan personal selling. Perusahaan mungkin menggunakan beberapa iklan, tapi itu hanya sebagai pendukung.

f. Ukuran pasar, jika suatu perusahaan telah menargetkan pelanggan yang spesifik, maka penjualan akan selalu cukup. namun jika target paar massal, maka pasar akan lebih luas ukurannya, alat yang dapat digunakan yaitu iklan.


Jumat, 01 Januari 2021

BAURAN PEMASARAN (PRICE) 

KONSEP PENETAPAN HARGA

Penetapan harga merupakan suatu proses menetapkan nilai yang akan diterima produsen dengan adanya pertukaran jasa dan barang. Setiap bisnis akan emulai bisnisnya dengan motif dan niat untuk mendapatkan keuntungan. Keinginan dalam menetapkan biaya dapat melalui produk dan layanandari suatu perusahaan. Berikut adalah hal yang harus menjadi pertimbangan dalam menetapkan harga :

a.         Identitas barang dan jasa

b.        Biaya barang dan jasa serupa dipasar

c.         Audient sasaran untuk barang dan jasa yang diproduksi

d.        Total dari biaya produksi

e.         Elemen eksternal (regulasi pemerintah, kebijakan, ekonomi)

TUJUAN PENETAPAN HARGA

a.         Bertahan, tujuannya yaitu untuk menetapkan harga yang masuk akal supaya produsen dapat bertahan pada pasar tersebut.

b.        Meningkatkan laba saat ini, perusahaan mencoba memperbesar margin laba dengan dengan mengevaluasi permintaan dan penawaran jasa dan barang dipasar. Jadi harga yang akan ditetapkan sesuai dengan permintaan produk dan pengganti produk. Jika permintaan tinggi, maka harga juga akan tinggi.

c.         Penguasaan pasar, perusahaan akan menetapkan angka rendah untuk barang dan jasa untuk mendapatkan ukuran pasar yang besar.

d.        Pasar untuk ide inovatif, perusahaan akan menetapka harga pasar tinggi untuk produk dan layanan yang sangat inovatif dengan menggunakan teknologi inovatif.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENETAPAN HARGA

a.         Product life cycle,

b.        Permintaan dan penawaran

c.         Elastisitas permintaan

d.        Persaingan pasar

e.         Biaya produksi dan pemasaran

METODE PENETAPAN HARGA

a.        Menetapkan harga yang berorientasi biaya,

-          Cost Plus Pricing, perusahaan akan menghitung biaya produksi yang dipertahankan dan memasukkan presentase tetap untuk menetapkan harga jual.

-          Markup pricing, jumlah tetap atau presentase total biaya tetap akan ditambahkan ke harga akhir untuk mendapatkan harga jual suatu produk.

-          Target returning pricing, perusahaan akan menetapkan biaya produk untuk mencapai tingkatan pengembalian investasi.

b.        Menetapkan harga berorietasi pasar,

-          Perceived value pricing, produsen akan menetapkan harga dengan menetapkan pendekatan pelanggan terhadap barang dan jasa.

-          Value pricing, perusahaan akan menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang rendah.

-          Going rate pricing, perusahaan akan meninjau dari tariff pesaing sebagai dasar menentukan tariff produk mereka.

-          Auction type pricing, metode yang menggunakan situs online ntuk membeli dan menjual produk ke pelanggan.

-          Differential pricing, metode yang ditetapkan ketika harga produk harus berbeda untuk kelompok atau pelanggan yang berbeda.

MEMONITOR PERGERAKAN HARGA, PRODUK, DAN KEBIJAKAN DISTRIBUSI UNTUK KEBUTUHAN PERUSAHAAN

Dalam memonitor pergerakan harga, produk, dan kebijakan distribusi untuk kebutuhan perusahaan akan dapat membuat kegiatan dalam perusahaan tersebut pada pemasaran menjadi lancer. Pergerakan harga yang semakin bagus/naik, produk semakin berkualitas, dan kebijakan distribusi semakin bagus akan berdampak yang baik pula bagi pemasaran produksi serta dalam menetapkan harga yang diminati konsumen.

 

 


Kamis, 24 Desember 2020

BAURAN LOKASI DAN SALURAN DISTRIBUSI

 BAURAN LOKASI 

DAN 

SALURAN DISTRIBUSI

I. KONSEP LOKASI DALAM BAURAN PEMASARAN

   Penentuan lokasi merupakan hal yang sangat penting dalam bauran pemasaran. Dalam persaingan yang ketat membuat penentuan lokasi mempunyai pngaruh yang signifikan dari sumber pendanaan konsumen ke produsen atau pelanggan. Selain itu hal terpenting lainnya adalah sarana dan prasarana yang tersedia disekitar tempat tersebut, supaya konsumen atau pelanggan dapat dengan mudah untuk menjangkaunya. Dalam pemilihan lokasi dapat digantungkan pada keperluan yang sibutuhkan ole perusahaan tersebut, misalnya :

a. Lokasi untuk kantor pusat

b. Lokasi untuk kantor Wilayah

c. Lokasi untuk kantor cabang

d. Kantor kas

e. Mesin-mesin ATM

Sedangkan dalam menentukan lokasi pemasaran terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

a) Dekat dengan lokasi pasar, Keputusan pembukaan kantor cabang atau kas dekat dengan pasar.             Sehingga pedagang bisa mudah bertransaksi dalam bisnis sehingga tidak terlalu khawatir dengan            uang tunai.

b) Dekat dengan lokasi perumahan atau masyarakat, mempermudah masyarakat dalam bertransaksi     dengan kantor cabang, sehingga tidak terjadi kesulitan untuk bertransaksi.

c) Dekat dengan kawasan industri dan pabrik, mempertimbangkan pembukaan kantor dikawasan         industri, agar bisa menawarkan fasilitas tabungan bagi karyawan atau jasa lainnya.

d) Dekat dengan perkantoran, yang menjadi target atau tolak ukur adalah karyawan kantor dan                kantor. Untuk karyawan kantor bisa melakukan penabungan pada bank yang dekat dengan lokasi            kantor, sedangkan untuk perkantoran sendiri menawarkan sistem pembayaran gaji karyawan secara        otomatis (payroll) kepada kantor atau perusahaan.

e) Mempertimbangkan jumlah pesaing yang ada di suatu lokasi, jika lokasi yang dipilih sudah            padat dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga nantinya akan sulit memperluas market share            suatu lembaga.

II. KRITERIA DAERAH YANG POSITIF UNTUK PEMASARAN

Kriteria daerah yang dapat dijadikan sebagai pemasaran antara lain :

a. Lokasi sesuai dengan demografi konsumen, hal yang perlu diperhatikan dalam menetukan lokasi       dengan demografi konsumen yaitu dari gender, usia dan tingkat pendapatan. Serta pilihlah lokasi yang    banyak dilewati oleh target market usaha.

b. Lokasi yang mudah dijangkau, memastikan lokasi usaha memiliki cara akses yang beragam dan    mudah.Serta memperhatikan pula tingkat kemacetan dan lahan parkir yang tersedia.

c. Tempat ushaa yang luas dan idealtempat usaha yang strategis dengan luas yang cukup akan        lebih memudahkan konsumen dalam menjelajah berbagai produk yang ditawarkan, tanpa harus        terlalu banyak berjalan.

d. Lokasi usaha berdekatan dengan kompetitor, dapat mempermudah dalam memasarkan dan                mengiklankan tempat usaha lebih baik

e. Lokasi usaha dekat dengan bisnis penunjang, 

f. Lokasi usaha yang sering melakukan usaha,

g. Lokasi usaha yang mudah terlihat, 

III. PERSYARATAN LEGISLASI WILAYAH K3 DALAM KEGIATAN PEMASARAN

Pada UU No. 1 tahun 1970 peraturan K3 dalam melakukan perlindungan terhadap aset perusahaan baik sumber daya manusia dan faktor produksi lainnya. K3 sudah terintegrasi didalam sebuah fungsi perusahaan baik fungsi perencanaan, produksi dan pemasaran serta fungsi-fungsi yang ada dalam perusahaan. Kewajiban K3 merupakan kewajiban seluruh karyawan maupun semua orang yang bekerja atau berada di lingkungan tersebut.

Dasar pelaksanaan K3 sebagai berikut :

a. setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan atas keselamatan dalam melakukan pekerjaan        dalam meningkatkan produksi dan produktivitas.

b. setiap orang yang berada di tempat kerja perlu jaminan keselamatan.

c. setiap sumber-sumber produksi yang digunakan secara efisien dan efektif.

d. pengurus/pimpinan perusahaan wajib memenuhi dan mematuhi semua syarat-syarat dan ketentuan        K3 yang berlaku dalam perusahaan dan tempat kerja yang sedang dijalankan.

e. setiap orang yang memasuki tempat kerja diwajibkan mentaati semua persyaratan K3.

f. tercapainya kecelakanaan nihil.

IV. KONSEP DAN KEGUNAAN SALURAN DISTRIBUSI

Konsep distribusi secara langsung :


Konsep distribusi secara tidak langsung




Kegunaan saluran distribusi

  • Information adalah mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
  • Promotion adalah pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan.
  • Negotiation adalah mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain sehingga memungkinkan perpindahan hak kepemilikan.
  • Ordering adalah pihak distributor dapat memesan barang kepada perusahaan.
  • Payment adalah pembeli membayar tagihan kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
  • Title adalah perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi atau orang kepada organisasi atau orang lain.
  • Physical Possession adalah mengangkut dan menyimpan barang-barang dari  bahan baku hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.
  • Financing adalah meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran pemasaran.
  • Risk Taking adalah menanggung risiko sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran pemasaran.

V. TIPE-TIPE DISTRIBUSI

Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan suatu produk berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Distribusi adalah penghubung atau jembatan yang sangat penting agar produk dari produsen dapat sampai ke tangan konsumen dengan efektif dan efisien. Tipe-tipe distribusi antara lain :

1. Distribusi Langsung, kegiatan yang dilakukan produsen untuk menjual barang atau jasa langsung        kepada konsumen. Sistem distribusi seperti ini sangat sesuai untuk pengusaha yang tidak memiliki        anggaran besar. Distribusi langsung tidak melibatkan pihak ketiga sehingga biaya produksi dapat            ditekan.

2. Distribusi Semi Langsung, kegiatan distribusi yang memerlukan agen sebagai perantara antara             produsen dan konsumen. Umumnya, perusahaan yang memilih distribusi jenis ini adalah perusahaan     khusus yang membuat barang berkualitas dengan harga yang cukup tinggi.Agen sebagai perantara,        berfungsi sebagai pihak ahli yang memastikan bahwa barang atau jasa yang dijual tetap memiliki            kualitas yang sama dari produsen ke konsumen.

3. Distribusi Tidak Langsung, jenis distribusi yang umum digunakan oleh produsen. Distribusi tidak        langsung adalah suatu sistem yang melibatkan beberapa distributor sebelum akhirnya produk sampai     ditangan konsumen.

VI. EVALUASI UPAYA PENGENDALIAN SALURAN DISTRIBUSI

1. Struktur organisasi dapat memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas. 

2. Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang dapat memberikan perlindungan pada kekayaan,         uang, pendapatan, dan biaya.

3. Praktek yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsu dalam setiap unitnya. 

4. Melakukan seleksi terhadap karyawan yang sesuai dengan mutu dan diberikan tanggungjawab yang        sesuai. 

VII. MANAJEMEN KONFLIK DALAM SALURAN DISTRIBUSI

Konsep kepuasan konsumen yang harus dipahami yaitu antar produsen dan saluran distribusi. apabilai dari kedua hal tersebut mengalami sebuah perbedaan maka akan terjadi sebuah konflik saluran. konflik saluran yang terjadi yaitu konflik horizontal dan konflik vertikal.

a. Konflik horizontal, konflik yang terjadi pada satu saluran dan dalam satu perusahaan sejenis. 

b. Konflik vertikal, konflik yang terjadi pada saluran yang sama, namun level perusahaannya yang            berbeda.

Untuk mengurangi adanya konflik tersebut yaitu pada setiap pada setiap individu dan organisasi dalam saluran distribusi harus memerankan diri sebagai suatu kesatuan yang utuh melalui kepatuhan atas perjanjian yang telah dilakukan.

Kamis, 17 Desember 2020

BAURAN PEMASARAN PRODUK

BAURAN PEMASARAN PRODUK

        Bauran pemasaran atau Marketing Mix merupakan suatu perangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan. Selain itu bauran pemasaran atau Marketing Mix  juga merupakan faktor yang dapat dikuasai oleh seorang manajer pemasaran untuk mempengaruhi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa yang ditawarkan. Faktor yang dapat mempengaruhi antara lain : Product, Price, Place, dan Promotion.

ARTI DAN MACAM-MACAM PRODUK

Produk merupakan sesuatu yang ditawarkan disuatu pasar baik produk nyata maupun tidak nyata (jasa) yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan pasar. Produk dibedakan menjadi 2 macam kelompok yaitu :

a. Organisasi konsumsi, barang yang dapat digunakan langsung oleh konsumen dan tidak         dapat dijual kembali. Produk organisasi konsumsi dapat dibedakan menjadi :

 - Convenience goods/kemudahan dalam memperoleh, barang dapat dibeli dan dimanfaatkan     oleh konsumen dan tidak memerlukan daya upaya yang sulit dikarenakan barang tersebut     berada disekitar konsumen. Contohnya beras, gula, sikat gigi, dan lain sebagainnya.

 - Shopping goods, barang yang dibutuhkan konsumen dan untuk memperolehnya konsumen     harus melakukan penelitian atau perbandingan dari toko ke toko lain. Hal yang biasanya       digunakan untuk perbandingan yaitu kualitas, design, jenis, harga. Shopping Good antara    lain fashion goods (pakaian, sepatu, aksesoris), Service goods (alat rumah tangga, tempat    tidur), Bulk goods (barang yang dibeli dalam jumlah besar), Speciality goods (barang yang    dibeli oleh konsumen dengan upaya yang khusus yaitu menabung dulu atau jarak yang         jauh).

b. Industrial goods/barang produsen, barang yang dibeli untuk diperdagangkan lebih             lanjut dan dipakai dalam proses pengolahan lebih lanjut. Jenis-jenis barang tersebut             antara lain :

    - bahan mentah, antara lain besi, baja, kapas, kayu.

    - bahan kebutuhan pabrik, antara lain tekstil.

    - bahan kebutuhan operasi, antara lain bensin, solar, oli.

    - peralatan yang vital, antara lain mesin pengiling tebu pada pabri gula.

    - peralatan tambahan, trailer, alat pengangkut barang dari darat ke kapal.

STRATEGI PEMASARAN PRODUK

Sebagai cara untuk meningkatkan penjualan maka dapat dibutuhkan strategi pemasaran yang biasa disebut dengan 4P (Product, Price, Place,Promotion).

1. Product (Produk), dalam hal ini setiap UMKM atau pelaku usaha harus menentukan produk yang menjadi andalan dan bagaimana cara meningkatkan produk andalannya tersebut. hal yang dapat dilakukan antara lain menambah varian rasa, varian bentuk, varian ukuran, dan kualitas yang harus dijaga. 

2. Price (Harga), merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan barang atau jasa. Tinggi rendahnya harga menjadi suatu perhatian utama para konsumen untuk membeli barang atau jasa. 

3. Place (Tempat), merupakan hal yang menjadi faktor yang mempengaruhi kesuksesan dari sebuah pemasaran. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih, semakin tinggi pula tingkat penjualan dan berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah usaha. Begitu juga sebaliknya, jika lokasi usaha yang dipilih tidak strategis maka penjualan pun juga tidak akan terlalu bagus.

4. Promotion, trategi pemasaran yang sangat dibutuhkan sebuah usaha, baik usaha kecil maupun usaha yang sudah berkembang besar. Sebelum mengetahui metode ataupun strategi promosi yang sering digunakan para pelaku bisnis, yang dimaksud dengan promosi adalah  kegiatan pendukung strategi pemasaran yang sengaja diadakan untuk mengingatkan para konsumen mengenai produk atau jasa dengan brand tertentu.

ARTI DAN MACAM-MACAM JASA

Jasa merupakan suatu aktivitas yang tidak berwujud, tidak dapat diraba, namun dapat diidentifikasikan, yang telah direncanakan dan dilaksanakan untuk memenuhi permintaan dan memenuhi kepuasan konsumen. Jenis-jenis jasa antara lain :

1. Jasa Perawatan Pribadi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; pijat, perawatan kecantikan, salon, binatu pakaian, dan lain-lain.

2. Jasa Perumahan, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; kamar hotel, apartment, rumah tinggal, kost, dan lainnya.

3. Jasa Komunikasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; telepon, telegram, komputer, internet.

4. Jasa Usaha Rumah Tangga, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa tukang kebun, air minum, perbaikan rumah, dan lain-lain.

5. Jasa Transportasi, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; taxi, jasa pengiriman barang, jasa angkut barang, penyewaan mobil.

6. Jasa Rekreasi dan Hiburan, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini antara lain; kebun binatang, taman bunga, tempat wisata, tempat hiburan, dan lain-lain.

7. Jasa Bisnis dan Profesi lainnya, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; jasa hukum, jasa akuntan, jasa pemasaran, dan lainnya.

8. Jasa Asuransi, Bank dan Finansial, beberapa yang termasuk dalam jenis jasa ini diantaranya; perpajakan, asuransi, perbankan, kredit.

STRATEGI PEMASARAN JASA

1. Memperikan pelayanan yang efisien, Efisien disini dapat berarti cepat dan tepat, tidak terlalu ribet dan cukup sesuai dengan yang diinginkan konsumen.

2. Meningatkan kinerja karyawan, 

3. Penentuan harga yang masuk akal, 

4. Memanfaatkan teknologi,

5. Menyesuaikan budaya yang sedang berkembang.

CONTOH STUDI KASUS

PERMASALAHAN :

        Penjualan lebah yang hanya dilakukan di kampung Cikurutug saja, sehingga konsumen yang dapat menjangkaunya tidak terlalu luas. Dengan hal ini maka diharapkan adanya rekomendasi agar jangkauan pasar yang dapat dijangkau bisa lebih luas lagi. dengan hal tersebut dapat ditambahkan adanya pengabdian masyarakat yang memevahkan masalah tersebut. Selain itu hal yang dapat dilakukan yaitu melakukan strategi pemasaran dengan 4P (Product, Price, Place, dan Promotion).

PENYELESAIAN :

Strategi  pemasaran  yang  dilakukan  adalah  dengan  menggunakan  bauran pemasaran  4P  yaitu product,  price,  place dan promotion.  Namun  sebelum  itu, dilakukan   terlebih   dahulu   proses   STP   yaitu segmenting,   targeting dan positioning.  Tujuannya  adalah agar pemasaran  yang  akan  dilakukan sesuai dengan  target  sasaran  yang  diharapkan.  Hal  ini  dikarenakan saat ini  yang menjadi  produk  hasil  ternaknya  adalah  madu  lebah  alami yang  lebih ditargetkan untuk  para pengunjung  peternakan  dan  reseller. Oleh  sebab  itu diperlukan strategi untuk membidik konsumenlebih luas lagi.

Dalam  menentukan  strategi  pemasaran,  tidak  hanya  cara  memasarkannya saja   yang   harus   ditingkatkan   seperti   promosi.   Namun   diperlukan   pula adanya  perbaikan  kualitas  produk olahan atau  bahkan  diversifikasi  produk olahan agar dapat menjangkau target pasar yang lebih luas. Jadi tidak hanya menjangkau  konsumen  yang  berada  di  sekitar  lokasi ternak  madu  lebah tetapi  juga  menjangkau  konsumen  yang  berasal  dari  tempat  yang  jauh atau  daerah  lain, misalnya  menjadikan  produk  madu lebah Kampung  Cikurutug.


Referensi :

Handayani, R. D. (2019). Pengembangan Pemasaran Madu Lebah Dengan Bauran Pemasaran 4PDi Desa Ciburial, Kampung Cikurutug Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. JURNAL SOSIAL & ABDIMAS, 1(1), 1-10.